Join The Community

Monday, August 9, 2021

kamu apakabar?

Haiiii kamu apakabar? 
Sekarang kita tidak lagi bisa berjabat, apalagi peluk cium, harus berjarak iya harus berjarak.
Kamu berbicara tapi aku sudah tidak bisa lagi membaca rona wajah indah yang mudah berubah karna serunya sebuah cerita.
Ahhh terkadang saja seringkali kulontarkan "apa?" Karna suaramu samar terhalang topeng mulut. (Disebut masker).

Entahlah isu apa yg sedang dibangun..?
Seolah melemahkan kaum ibu. 
Bahkan menjadi seorang ibu saja mereka belum siap apalagi menjadi seorang guru?!
Frustasi liat kuota yang melambung, frustasi akan jaringan internet yg naik turun dan frustasi dalam bentuk lainnya.

Kita berdaya karna kita bisa, tapi inikan gak semuanya bisaaaaa.
Lantas panik, lantas emosi, lantasss ahhh sudahlah.
Baik baiklah kamu yaaa, yakin bahwa badai pasti berlalu. 

Wednesday, May 3, 2017

Hidup itu Bulat dan Berputar

Hidup itu hanya putaran waktu layaknya merefleksinya apa dan bagaimana kemarin. 
Dan Allah sutradara terhebat.

Bagaimana kita diberi peran hari ini, esok juga nanti. 
Bila diingat, dulu kamu itu seorang Pahlawan penolak ketidakadilan, pembela kaum lemah.
Aku masih ingat bagaimana kau melawan, memukul dan menendang lewat cerita yang kau sampaikan.
Dulu peranku hanya sebagai pendengar, penenang sekaligus penyemangat si Pahlawan.

Sekarang hidup berputar, dalam situasi yang sama Pahlawan yang aku kenal berubah jadi pelaku ketidakadilan, melepaskan pertanggung jawaban, menyia-nyiakan kaum lemah. 
Sementara aku yang sekarang sudah bukan jadi pendengar, penenang dan penyemangat melainkan jadi kaum yang kau tindas atas ketidakadilan. 
Sementara tokoh Pahlawan yang ku harap masih cilik belum mengerti arti ketidakadilan, belum paham arti pembelaan. 
Entah besar nanti dia jadi apa ?! 
Bismillah..

Bila dilihat dari sisi yang lain, mungkin keadaan yang disebut karma sedang terjadi padaku.
Dulu bagaimana aku menentang situasi, bagaimana aku marah akan keadaan..
Tapi sekarang, aku tak mampu menyerang, merampas apa yang menjadi hak.

Biar saja semua berjalan, biar saja Allah selalu mengingatkan atas kejadian kemarin.
Doaku untuk si cilik, kelak jadi manusia baik, sebab perannya hari ini menjadi manusia polos yang harus di isi dengan segala kebaikan seharusnya.
Dan lagi Bismillah untuknya.

04/05/17

Monday, January 18, 2016

Kunci Mencari Jodoh

Manusia di dunia ini pada umum nya gak ada yang cocok, bahkan anak dan orang tua aja yang notabene satu gen sering gak cocok. Jadi buat kalian yang masih mencari-cari pasangan bukan lagi bicara kecocokan, tapi coba cari kenyamanan. Kecocokan mah bisa dibentuk melalui komunikasi yang efektif, semisal ga cocok dengan selera fashion, kan bisa diomongin dengan alasan yang masuk akal pastinya.

Tapi kalo namanya kenyamanan gak bisa dibuat-buat sebab hal itu dasar banget, cuma hati yang tahu jawabannya.
Contoh.. gak semua orang bisa diajak komunikasi berimbang, ada orang yang lebih suka cerita tetapi sedikit mendengar dan ada juga sebaliknya. Tingginya pendidikan juga gak bisa dijadiin patokan mahir berkomunikasi.
Kenyamanan itu akan menuntun kita untuk lebih terbuka terhadap pasangan tentang banyak hal, sebab kita mencari pasangan itu bukan sekedar mendampingi hidup melainkan menjadikannya teman seumur hidup.

Jadi buat para perempuan menurut logika gw, hampir semua lelaki itu sama yang penting dia bukan Pemabok, Penjudi, Gila perempuan, pembohong, pemalas dan Gay pastinya.. sikat sajalahhh gak usah tunggu kecocokan lagi.
Modernisasi hidup membuat para lelaki dan perempuan gak bisa dipercaya sepenuhnya. Terlalu banyak media yang begitu menggoda dari mulai iseng-iseng sampe jadi serius.

Kalo buat para lelaki sihh lebih simpel cari perempuan itu yang Gak matrealistis, jujur, dan bukan penggoda pastinya.. selebihnya perempuan lebih bisa dibentuk kok.

'Semoga penemuan kalian jauh lebih baik dari apa yang diinginkan' aamiin.


Wednesday, December 23, 2015

Memaknai hidup

Sempat berbincang pada seorang sahabat, teman, sekaligus rekan kerja, ini penggalannya...

"Udah lagi apply2 lamaran nih"
"Mau kerja lagi? Gimana Anak?"
" Ya itu yg jadi pertimbangan berat. Kehidupan lagi aga kacau.. heheh jadi sulit berpikir."
"Emang lagi kacau, Aku juga kacau. Cuma bisa bertahan, dan mencoba  mengarahkan hati untuk menuju iklas saja."

Bisa diambil kesimpulan bahwasannya dalam hidup kita memiliki banyak persamaan... mulai dari rutinitas yang sama, perasaan yang sama bahkan situasi yang sama.
Yappp inilah hidup dan kehidupan, ada begitu banyak problematika, senang.. sedih, suka.. duka, menang.. kalah dan bla... bla.. bla...

Terkadang dalam hidup kita bingung apa yang dicari, ada sebagian dari manusia mencari kedudukan, ada yang mencari uang, ada yang mencari populeritas, ada yang mencari prestasi bahkan mencari jodoh...
Tapi sebetulnya dari kesemua pencarian inti dari titik akhirnya adalah kenyamanan dan kebahagiaan. Itu aja!

Apa ini yang disebut sebagai tuntutan hidup ?!
Jelas bukan, sebab tuntutan hidup udah saklek gak bisa ditawar-tawar yaitu 'Jalani perintah dan jauhi laranganNya.' Serta beramal sholeh, perbanyak doa, selalu berusaha dengan penuh kesabaran dan keiklasan jadi kuncinya.

Jadi apa sebenarnya yang membuat kehidupan kacau? Pola hidupkah atau gaya hidupkah??.... entahlahhh...
Kalau dilihat dari kacamata gue sendiri ini bukan perkara pola hidup atau gaya hidup, tapi pola pikir yang terlalu dangkal sehingga rumit dan kerumitan yang diterapkan. Sebenarnya tiap-tiap persoalan sudah ada jalan keluarnya akan tetapi karna dasar pribadi pemikiran dangkal sehingga apapun persoalannya dianggap sulit dipecahkan, menganggap kitalah yang memiliki beban hidup paling berat, padahal logikanya diatas langit masih ada langit dan dibawah bumi masih ada bumi.

Lantas apa yang membuat kita menangis dalam menjalani hidup? Bukan perkara beratnya beban tapi situasi yang membingungkan itulah yang sering melumpuhkan seseorang. Lalu apa yang meredakan ? Biasanya berkomunikasi dengan seseorang yang dianggap klop, mungkin kesendirian bisa jadi meredakan emosional diri, biasanya hal ini sering dilakukan para laki-laki, mungkin juga pergi piknik untuk menyegarkan pemikiran.

Ada wacana bahwa hidup adalah teka-teki yang sulit dipecahkan, sebenarnya lebih sulit teka-teki media kompas hehehe, karna pada dasarnya setiap kesulitan hidup selalu ada kemudahan, didalam kesulitan selalu ada kemudahan dan apabila kalian telah selesai dari satu urusan (perkara), siapkanlah diri dengan tetap bekerja keras untuk urusan (perkara) selanjutnya. Asy-Syarh

Semangat jalani hidup dan perlu diingat hidup bukan untuk diperjuangkan tapi dijalankan!

Saturday, November 28, 2015

Rantai Rumah Tangga

Suami istri itu sudah menjadi satu kesatuan. mereka saling terhubung dan tergantung satu dengan lainnya.

Selalu ada pengaruh suami terhadap kondisi istri begitupun sebaliknya.

Didalam sebuah buku Chicken Soup for the couple's soul, ada sebuah cerita yang populer.

Seorang CEO Massachusetts Mutual Life Insurance bernama Thomas wheeler. Suatu hari beliau pergi bersama istrinya menyusuri jalan antar negara bagian. Didalam perjalanan tersebut Thomas menyadari nyaris kehabisan bensin.

Kemudian wheeler memberhentikan mobilnya disebuah pengisian bensin yang hanya memiliki satu mesin, lalu wheeler meminta seorang petugas untuk mengisikan bensin dan mengecek oli mobilnya. Sementara sambil menunggu wheeler berjalan-jalan seolah melemaskan kakinya.

Setelah kembali ke mobil Wheeler melihat petugas bensin itu sedang asik ngobrol dengan istrinya dan obrolan itu terhenti setelah Wheeler membayar ongkos bensinnya.
Tak lama Petugas bensinpun melambaikan tangan ke arah istrinya sambil berkata "asik sekali ngobrol dengan mu".

Setelah meninggalkan pengisian bensin Wheeler bertanya pada istrinya apakah ia mengenal pria itu, dan istrinya pun mengiyakan.
Rupanya mereka teman sekolah dan pernah berpacaran selama setahun.

"Astaga.. untung kau ketemu aku". Ungkap Wheeler

"Kalau kau nikah dengannya kau hanya menjadi istri seorang petugas bensin, bukan istri dari Direktur utama".

"Bukan begitu sayaaangg" jawab istrinya
"Kalau aku menikah dengannya, dia yang akan menjadi direktur utama, dan kau yang menjadi petugas bensinnya".

Nahh dari situ ada pelajaran bahwa seorang suami tidak boleh sombong dengan prestasi, karier dan besarnya penghasilan yang didapatkannya.
Mungkin banyak yang mengira bahwa dengan kerja kerasnya bisa mencapai posisi puncak diperusahaannya.
Mungkin ia mengira semua dari hasil jerih payahnya sendiri. Mungkin ia mengira sang istri hanya "sedikit membantu-bantu" dirinya, atau istrinya dianggap tidak pernah memberikan bantuan dalam upaya kesuksesan karirnya.

Padahal selalu ada peran istri ditiap kesuksesan seorang suami dan ada peran suami dalam kesuksesan seorang istri.
Keduanya saling terhubung dan tergantung. Dan selalu memberikab pengaruh didalam kondisi pasangan.

Maka saling memujilah dan ungkapan terimakasi dengan berbagai perlakuan baik kepada pasangan.

Terimakasih atas pencapaian keadaan saat ini, sudah barang tentu semua ini atas kerja keras suami tercinta my dear Oke.

Friday, September 18, 2015

Ketika sudah tak secantik dulu...

Boleh dibilang masa-masa pacaran masanya majas hiperbola, kopi pahit juga dirasa manis saking lihat wajah ade yang teramat manis.
Overprotek merupakan senjata paling jitu buat para lelaki.. baru satu langkah keluar pintu rumah udah ada kalimat "inget.. pulang jangan malem-malem, kasih kabar tiap waktu."
Tiap menit telpon, sms nanyain udah dimana? Sama siapa?.. dulu hal itu bikin risih dan menyebalkan.
Kecemburuan itu bukan saja menilik para lelaki lain kalo perlu lalat dan semut gak boleh nempel dibadan perempuan.
Tiap malem minggu mulai bunga, coklat, yaaa paling gak permen itu dibawa buat nyeneng-nyenengin hati perempuan.
Tiap moment penting entah hari ulang tahun, entah hari jadian udah pasti berjuta kejutan disiapin sebagai tanda keperdulian.
Kalo jalan tangan gak pernah lepas dari gandengan, yang punya mobil dibukain pintu mobil, yang pake motor di turunin footsteps nya.
Saat makan berdua tatapan hanya tertuju pada mata perempuan didepannya gak lirik kanan kiri. Segala bentuk romantisme dikerahkan demi sebuah senyum manis milik perempuan, mulai dari tulis puisi, nyanyi tembang cinta, bikin guyonan yang membuat terpingkal-pingkal.

Hahahaha... rasa-rasanya itu dulu, sekarang jauh dari kata 'iya', entah karna peradaban zaman atau memang perempuan itu sudah tak secantik dulu. Tapi mininal pernah merasakan momen-momen yang memang didambakan.

Sebenernya mau berapapun usia perempuan yaa tetep aja dibilang cantik hanya saja kadar kecantikannya memang sedikit berkurang.. manakala masih muda dandanan sedikit menor, pilihan warna baju yang mencolok, nahh begitu usia bertambah mulai menyadari fase penuaan, make up rada natural, pilihan warna baju hanya main diwarna soft bahkan warna tua, mungkin hal ini yang menyebabkan perempuan terlihat tak sesegar dulu. Belum lagi usai melahirkan, kurang tidurlah, kecapean lah, perubahan bentuk fisiklah, yang membuat sebagian perempuan menggerutu didepan kaca.

Tetapi seharusnya bagaimanapun perubahan wujud baik laki-laki dan perempuan gak mesti mengurangi nilai-nilai romantisme, teteplah jadikan pasangan itu prioritas utama. Lakukan kewajiban masing-masing sebaik mungkin, gak perlu mengharap lebih tapi minimal semakin banyak memberi semakin banyak menerima. Pertahankan kecemburuan dalam batas normal sebab itu simbol suatu ikatan.
Keterbukaan udah pasti diharuskan sebab itu bagian dari hak dan kewajiban.

Yukk coba saling memuji, luangkan waktu untuk berdiskusi atau bercerita tanpa gedget tanpa televisi minimal 15menit sehari. Buat satu hari yang menyenangkan dalam seminggu, semisal makan diluar, masak bersama, merapihkan rumah bersama, buat satu hari itu bener-bener playfull kalau perlu.

Usahakan pergi tidur bersama, adakan perbincangan ringan, saling memaafkan dan mendoakan dan ditutup dengan ucapan cinta serta kecup sayang.
Jika salah satu diantara kalian tertidur lebih dulu, coba pandangi wajahnya lebih dalam betapa ia telah banyak berkorban demi sebuah kebahagiaan. Jika malam saja bisa terlelap penuh cinta sudah pasti pagi tersenyum dengan cinta. "Mudah bukan??."

Jadi kalau cinta sudah bicara, perubahan fisik bukan lagi suatu perkara. Sebab kalian tetap cantik hingga ujung masa.

Tuesday, September 1, 2015

Perselingkuhan

Entah apa penyebab terjadi perselingkuhan, kalau dibilang kurangnya rasa keimanan.. coba di lirik  aa gym, kurang beriman gimana beliau?.

Memang dalam islam Pria itu boleh memiliki istri lebih dari satu dengan catatan harus Adil. Tetapi kenyataannya kan keadilan itu gak bisa dinilai dari sebuah materi, mengenai perasaan, kasih sayang, perhatian juga mesti diperhitungkan kadar keadilannya. Naahhh apa ada alat ukurnya? Bisa adil gitu??..

Disini gak ngebahas pria aja yaa.. kenyataan perempuan juga ada kok yang selingkuh.
Biasanya pria itu lebih ke gamebling dalam perselingkuhannya, sekedar cari kesenangan. Sementara kalau perempuan selingkuh itu lebih cari sebuah kenyamanan.
Dalam kedua hal tersebut bisa ketemu dalam satu sisi, perempuan biasanya curhat-curhat kecil tentang kekecewaannya sementara si pria menanggapi dengan kebijakannya tanpa sadar ada rasa simpatik yang menjerumuskan.

Bahkan ada pria yang memberi nasehat kepada perempuan lajang.. 'kelak kalo kamu berumah tangga jangan kaget kalau suami lo sampe selingkuh, laki-laki cuma butuh pengakuan.. suatu saat beliau sadar dan menyadari istrinya itu pilihan terbaik'.
Hahahah, gw sihh ketawa deh.. enak banget tuhh orang kalo ngomong.
Ada juga yang bilang gini..'Laki-laki kalau gak nakal itu bukan laki-laki sukses namanya'. Hahahah, lebih konyol lagi.
Jangan salah yaa... kesuksesan seorang pria itu berada pada doa seorang ibu dan istrinya.

Yaps itulah hidup kita punya sejuta alasan untuk berbuat baik dan berbuat buruk, tinggal pertanggung jawabkan saja segala perbuatannya.
Yang jelas apapun bentuk perselingkuhan tidak dapat dibenarkan sebab itu sebuah penyakit hati dan perusak hati.

Kalau dipikir-pikir mempertahankan memang teramat sulit ketimbang mendapatkan, apalagi dizaman secanggih sekarang ini. Media sosial membuat sebagian orang uring-uringan, perhatian udah gak lagi tertuju pada dunia nyata tapi dunia maya begitu menggoda.

Biasanya ciri-ciri pria berselingkuh itu lebih sensitif, handphone merupakan barang yang teramat riskan untuk ditinggal, tatapan matanya terlihat sedang menutupi sesuatu, sering telat pulang kerumah, perhatian berkurang, dan terlihat lebih rapih dari biasanya.. yang pasti naluri itu paling bener banget.

Sementara kalau perempuan itu lebih berhati-hati dalam melakukan affair, biasanya perempuan yang berselingkuh lebih memiliki kecurigaan yang tinggi terhadap pasangannya, segala bentuk perhatian dipastikan normal dan wajar, sensitif sudah pasti.

Jadi kalau gw ambil kesimpulan sendiri perselingkuhan itu terjadi bukan karna kadar keimanan, bukan lagi menyoal introspeksi diri melainkan rasa syukur yang berkurang bahkan hilang dan sedikit banyak didukung faktor lingkungan.
Ada istilah makanya jangan dasteran melulu, laki jadi kabur tau... hahahah itu mah istilahnya mamah dedeh.. kan bisa dikomunikasikan, kalau memang pasangan gak suka sama gaya busana utarain dongg jangan main nyeronggg aja.
Ibarat kita punya rumah, ahh kepingin rumah lebih keliatan sejuk, yaa kasih tanam hijau, kepingin rumah kita terlihat lebih nyaman yaaa dibersihkan, kepingin suasana baru..., apa lantas beli rumah baruuu??? Gak dongg coba ganti dekorasi, cat dengan warna baru.. nahh itulah rumah tangga komunikasi dan rasa syukur yang tinggi dapat menjaga kita dari hal perselingkuhan.

"Jika itu jodoh, hal apapun yang dapat membahayakan hubungan kita, pasti akan terasa secara batin".
Jika tidak ingin dikatakan sebagai orang yang pencemburu maka coba tanyakan..
"Sayang.. apakah saat ini sedang terjadi hal yang membahayakan rumah tangga kita?"
Terus lihat reaksinya dehhh...

'Ya.. Allah jauhkanlah rumah tangga kami dari segala hal yang membahayakan'. Aamin.

Thursday, June 25, 2015

Terjebak Teoritis part 1

banyak yang bilang bahagia itu simple... makan mie instan diwaktu laper plus cuaca dingin itu sebuah kebahagiaan, dapet bonus gaji itu kebahagiaan, disenyumin sama gebetan itu kebahagiaan, jadi juara kelas itu juga kebahagiaan.
Jadi bentuk kebahagiaan itu bermacam-macam lain orang lain pula bentuknya.
Kebahagiaan itu simpel, hmmm Teori banget... buat kalian yang memang sepaham dengan Kebahagiaan itu simpel, pada saat itu pula kalian sedang mengesampingkan perasaan-perasaan yang sedang meronta.
Cuma kesedihan yang bisa mengukur rasa kebahagiaan, buat gue kebahagiaan itu proses, dimana keinginan hati untuk memenuhi serta menutupi sebuah kesedihan itu tadi.
Jadi kesimpulannya.. Kebahagiaan itu tidak sesimpel seperti yang kalian maksud.. melainkan sebuah pengorbanan dimana harus benar-benar melupakan sejenak perasaan sedih. Nahh lebih tepatnya perasaan Bahagia diganti dengan perasaan Gembira/senang.