Join The Community

Friday, September 18, 2015

Ketika sudah tak secantik dulu...

Boleh dibilang masa-masa pacaran masanya majas hiperbola, kopi pahit juga dirasa manis saking lihat wajah ade yang teramat manis.
Overprotek merupakan senjata paling jitu buat para lelaki.. baru satu langkah keluar pintu rumah udah ada kalimat "inget.. pulang jangan malem-malem, kasih kabar tiap waktu."
Tiap menit telpon, sms nanyain udah dimana? Sama siapa?.. dulu hal itu bikin risih dan menyebalkan.
Kecemburuan itu bukan saja menilik para lelaki lain kalo perlu lalat dan semut gak boleh nempel dibadan perempuan.
Tiap malem minggu mulai bunga, coklat, yaaa paling gak permen itu dibawa buat nyeneng-nyenengin hati perempuan.
Tiap moment penting entah hari ulang tahun, entah hari jadian udah pasti berjuta kejutan disiapin sebagai tanda keperdulian.
Kalo jalan tangan gak pernah lepas dari gandengan, yang punya mobil dibukain pintu mobil, yang pake motor di turunin footsteps nya.
Saat makan berdua tatapan hanya tertuju pada mata perempuan didepannya gak lirik kanan kiri. Segala bentuk romantisme dikerahkan demi sebuah senyum manis milik perempuan, mulai dari tulis puisi, nyanyi tembang cinta, bikin guyonan yang membuat terpingkal-pingkal.

Hahahaha... rasa-rasanya itu dulu, sekarang jauh dari kata 'iya', entah karna peradaban zaman atau memang perempuan itu sudah tak secantik dulu. Tapi mininal pernah merasakan momen-momen yang memang didambakan.

Sebenernya mau berapapun usia perempuan yaa tetep aja dibilang cantik hanya saja kadar kecantikannya memang sedikit berkurang.. manakala masih muda dandanan sedikit menor, pilihan warna baju yang mencolok, nahh begitu usia bertambah mulai menyadari fase penuaan, make up rada natural, pilihan warna baju hanya main diwarna soft bahkan warna tua, mungkin hal ini yang menyebabkan perempuan terlihat tak sesegar dulu. Belum lagi usai melahirkan, kurang tidurlah, kecapean lah, perubahan bentuk fisiklah, yang membuat sebagian perempuan menggerutu didepan kaca.

Tetapi seharusnya bagaimanapun perubahan wujud baik laki-laki dan perempuan gak mesti mengurangi nilai-nilai romantisme, teteplah jadikan pasangan itu prioritas utama. Lakukan kewajiban masing-masing sebaik mungkin, gak perlu mengharap lebih tapi minimal semakin banyak memberi semakin banyak menerima. Pertahankan kecemburuan dalam batas normal sebab itu simbol suatu ikatan.
Keterbukaan udah pasti diharuskan sebab itu bagian dari hak dan kewajiban.

Yukk coba saling memuji, luangkan waktu untuk berdiskusi atau bercerita tanpa gedget tanpa televisi minimal 15menit sehari. Buat satu hari yang menyenangkan dalam seminggu, semisal makan diluar, masak bersama, merapihkan rumah bersama, buat satu hari itu bener-bener playfull kalau perlu.

Usahakan pergi tidur bersama, adakan perbincangan ringan, saling memaafkan dan mendoakan dan ditutup dengan ucapan cinta serta kecup sayang.
Jika salah satu diantara kalian tertidur lebih dulu, coba pandangi wajahnya lebih dalam betapa ia telah banyak berkorban demi sebuah kebahagiaan. Jika malam saja bisa terlelap penuh cinta sudah pasti pagi tersenyum dengan cinta. "Mudah bukan??."

Jadi kalau cinta sudah bicara, perubahan fisik bukan lagi suatu perkara. Sebab kalian tetap cantik hingga ujung masa.

0 comments:

Post a Comment