Join The Community

Wednesday, April 16, 2014

Dear Dinda Kusumadewi

Ini memang zaman modernisasi, tapi Empati harus tetap dibangun dalam diri.
Dinda... kamu itu juga calon ibu, kamupun memiliki seorang ibu, coba deh tanya padanya apa yang dirasa saat beliau hamil....?!?!

Gw pernah hamil dan gw bukan perempuan MANJA. Tapi elo gak tahukan ditiga periode kehamilan banyak hal yang menyangkut kelemahan terjadi pada perempuan hamil !?

Gw kasih tahu, ditrisemester pertama para ibu hamil mengalami rasa mual yang teramat sangat, jangankan nyium bau-bau an, wangi-wangi an aja mual. Susah makan, karena tiap masuk makanan sering nya keluar lagi, gimana stamina fit kalo kaya begitu ?

Sedang ditrisemester ke dua itu rasa mual memang sudah berkurang tetapi pada sebagian perempuan hamil mengalami keram perut dan itu rasanya menyiksa.

Sementara pada trisemester ke tiga dimana perut mulai terlihat membesar sebagian perempuan hamil mengalami bengkak-bengkak pada kaki, keram perut, kesemutan, susah tidur, dalam kondisi ini berdiri salah dudukpun salah.

Gw pernah ngerasain berdiri dari Cempaka mas sampe PGC naek Busway dan itu rasanya perut kaya mau copot...
Dan memang bukan cuma elo yang gak berempati tapi begitu banyak orang-orang yang gak perduli terhadap perempuan hamil... "sedihnya...."
Niat dari semua perempuan hamil gak ada yang manja dan gw rasa gak ada juga perempuan hamil memanfaatkan kehamilannya.

Coba deh dikaji lagi, kita itu mahluk sosial diciptakan untuk saling bersosialisasi, tanam deh rasa Empati dalam diri, bukankah ucapan TERIMAKASIH dari mulut seseorang terasa enak didengar, bukankah SENYUM yang terlontar dari seseorang lebih indah dilihat, bukankah TANGAN DIATAS lebih mulia daripada tangan dibawah.

#Sf

0 comments:

Post a Comment