Homewrecker atau perusak rumah tangga "Perbuatan ini merupakan hal yang salah dan dosa besar, Sebab, jika syari'at melarang meminang pinangan saudaranya, maka bagaimana halnya dengan orang yang merusak isterinya, serta berusaha memisahkan di antara keduanya sehingga dia bisa berhubungan dengannya. Perbuatan dosa ini tidak kurang dari perbuatan keji (zina), walaupun tidak melebihinya, dan hak lain tidak gugur dengan taubat dari kekejian. Karena taubat, meskipun telah menggugurkan hak Allah, namun hak hamba masih tetap ada. Menzalimi seseorang (suami) dengan merusak isterinya dan kejahatan terhadap ranjangnya, hal itu lebih besar dibandingkan merampas hartanya secara zalim. Bahkan, tidak ada (hukuman) yang setara disisinya kecuali (dengan) mengalirkan darahnya." (al-manawi dalam Faaidhul Qadiir)
Bahkan ada yang berpendapat, cukup diberi cambukan keras saja, dipublikasikan perbuatannya, agar orang waspada darinya dan agar orang lain mengambil ibrah (sebagian penganut madzhab Hanbalî).
*sumber majalah ummi online
Yapps gue setuju kalo sebaiknya seorang homewrecker itu dipermalukan dipublik toh malu yang mereka terima gak sebanding dengan rasa sakit yang dirasa. homewrecker itu setara dengan pencuri secara memang sama-sama mencuri baik waktu, perhatian bahkan harta milik pasangan.
DiNegara maju sana sihh sudah memiliki situs untuk mengekspose seorang homewrecker bisa diklik disini mereka dengan sengaja memampang photo2 para homewrecker lengkap dengan identitas serta alamat rumahnya.
Bahkan ada juga klub istri yang dikhianati, dilaman tersebut para istri-istri yang merasa terkhianati curhat mengungkapkan kekesalan dan kekecewaan hati atas pengkhianatan pasangannya.
Dari hal tersebut bisa disimpulkan kebanyakan istri itu berjiwa tangguh, mereka sudah mengurusi rumah, urus suami, anak bahkan ada juga yang bekerja, ditambah lagi dengan problema hidup dan rumah tangga betapa hebatnya mereka.
Seorang homewrecker itu biasanya gak perduli atas kesalahan posisinya, justru mereka menertawai kebodohan para pasangan yang sudah dibohongi pasangannya. 'hahahahah....
Meski ada yang percaya karma akan membalasnya, padahal itu hanya tali berantai saja dimana ketika homewrecker mendapatkan pasangan dengan cara curang beliau pun akan mendapati pasangannya berlaku curang kelak.. ya itulah hidup.
Kalau bicara penghianatan entah berawal dari mana tetapi jika boleh dikaji
'apasih tujuan suatu pernikahan kalau bukan ketenangan dan kebahagiaan'
nahh kalau kita menyadari hal tersebut gue rasa gak akan ada pengkhianatan justru saling mengkomunikasikan apa-apa saja yang bisa membuat tenang dan bahagia dari masing-masing pasangan. coba dipikir 'emang main belakang dengan cara berbohong itu membuat perasaan elo tenang???' "enggakkan..,bawaannya ketakutan.. pusing mikirin skenario kebohongan lanjutnya, pusing mikirin alasan kalau sampai ketahuan."
Dan ingat Allah itu maha tahu.. Bahkan sudah dijelaskan pada surat An-nur bahwasannya siapa saja yang berzina dan berbohong itu ada perhitungannya baik di dunia juga akhirat.
Mending buat siapa saja yang berperan sebagai homewrecker udah berhenti saja, masih banyak yang lajang kok, cari yang baik-baik untuk masa depan.
Nahh buat si pengkhianat, mending dari sekarang bertobat perbaiki sifat dan sikap yang sudah mengabaikan janji dihadapan Allah.
Sementara buat yang dikhianati coba introspeksi diri apa-apa saja yang kurang.. kalau memang kurang cantik, minta tambah uang untuk kecantikan. kalau kurang fhasionable yaaa minta tambah uang untuk belanja baju yang lagi trend. Kalo dirasa kurang service-annya yaaa minta jatah uang untuk bayar asisten rumah tangga, biar bisa total urus suami dan anak saja.
Ahhahahah dikira semua gak butuh modal apa congggggg..!!!
ingat...
'Memaafkan itu hal yang mudah tapi untuk mempercayai kembali merupakan hal yang tak mungkin'
'Kebanyakan mereka menipu karna mengindahkan sebuah kehilangan ketimbang menjaga apa yang sudah dimiliki'
'pasangan sejati itu akan selalu setia, sebab ia tak punya waktu untuk mencari cinta lain, karena ia terlalu sibuk mencari cara untuk mencintai pasangannya.'
sf.. ..

0 comments:
Post a Comment