Tapi berhubung kayu tersebut hilang maka diganti dengan uang 2 coin cepean gitu.
Meski memang ini terlihat aneh dan diluar nalar tapi inilah kebudayaan dirumah kami selaku penganut kepercayaan, dulu.
Apabila ada suatu pertanyaan atau permohonan dengan Sio Pe ini kami bisa mengetahui apakah permohonan disetujui atau ditertawai.. ya ditertawai bahkan dimarahi... ckckckck aneh yaaa...
Entah tradisi seperti itu hanya terjadi dikeluarga gue atau mungkin ada diantara orang penganut konghucu lainnya melakukan hal yang sama.
Cara melakukan Sio Pe itu, pertama-tama sebutkan permohonan, semisal sebelumnya melakukan doa untuk para leluhur lantas ingin mengetahui doa tersebut sampai atau tidak maka 2 coin cepean itu dilempar keatas dan gambar muka atau belakang itu menentukan hasil dari pertanyaan tadi. Jika salah satu coin bergambar muka dan 1 coin lainnya bergambar belakang maka itu dinamakan Sio Pe yang tertanda telah diterima doa yang tadi, jika gambar kedua coin itu menunjukan muka coin maka artinya ditertawai, kenapa ditertawai mungkin gambarnya seperti sedang tertawa, nahh kalau kedua coin itu menunjukan belakang artinya marah.. hahaha lucukan, mungkin buat kalian aneh tapi inilah kehidupan ada berbagai macam kebudayaan yang sayang jika dilupakan alangkah baiknya diceritakan.

Join The Community